^Kembali Ke Awal

Kalau Bukan Sekarang Kapan Lagi, Kalau Bukan Kitorang Siapa Lagi

Distamben Agenda

Pengumuman

Aplikasi

Video Galery

 

Silahkan Login

Menteri ESDM Bersama Dirjen Ketenagalistrikan dan Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Meninjau Lokasi PLTMH Yang Berada Di Distrik Ayamaru Jaya Kabupaten Mayrat Provinsi Papua Barat Dalam Rangka Pencanagan Program Indonesia TerangGubernur Papua Barat Abraham O. Atururi (photo kiri) berjabat tangan dengan BP Regional President Asia Pacific Christina VerchereKepala Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Papua Barat dalam Acara Rapat Pembahasan KAK Transportasi LNG di Kantor Perwakilan Papua Barat di JakartaSekretaris Daerah Papua Barat Nataniel D. Mandacan Membuka Secara Resmi RAKORNIS Sektor ESDM Se-Papua BaratFoto bersama Sekda Papua Barat, Kadis ESDM Jawa Timur, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Se-Provinsi Papua Barat Serta Narasumber dari Kemendagri dan KESDM dalam Acara RAKORNIS Sektor ESDM Tahun 2016

SKK Migas – BP. Tangguh – ITS Kaji Transportasi Distribusi LNG

Jakarta, SKK Migas – BP. Tangguh  dan Institut Teknologi Surabaya (ITS) akan bekerja sama untuk melakukan Kajian transportasi distribusi LNG dari Kilang Tangguh LNG di Teluk Bintuni untuk pemenuhan kelistrikan di wilayah Papua. Dalam konteks itu ITS sebagai yang dipercayakan pihak SKK Migas dan BP Tangguh akan juga “menggandeng UGM,

Unipa dan Uncen untuk sama-sama terlibat dalam penyusunan kajian dimaksud.

Dalam rapat bersama Pemerintah Provinsi Papua Barat Kementerian ESDM, SKK Migas, PLN, BP Tangguh dan ITS di Kantor Perwakilan Provinsi Papua Barat, Kompleks Menteng Jakarta, senin (11/4) Kadistamben Provinsi Papua Barat John Tulus mengatakan, kajian ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari adanya persetujuan pemerintah tentang alokasi LNG sebesar 20 mmscfd dari kilang Tangguh LNG untuk Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam pemenuhan kelistrikan di wilayah Papua.

Sebagaimana dikatakan Kepala SKK Migas Amin Suryana dalam suatu kesempatan di Surabaya bahwa implementasi terhadap pelaksanaan persetujuan tersebut adalah adanya kendala transportasi distribusi LNG. Karenanya hal ini perlu dikaji secara ilmiah dan teknis dari berbagai aspek.

Menurut John Tulus, dalam pertemuan itu telah disepakati Kerangka Acuan Kerja (KAK) KajianTransportasi Distrbusi LNG;  ITS diminta agar segera menyampaikan proposal PFS/FS pelaksanaan Kajian dimaksud kepada SKK Migas; SKK Migas secara resmi akan mengundang ITS, UGM, Unipa dan Uncen; sedangkan pihak PLN diharapkan segera dapat memberikan jawaban atas pertanyaan Tenaga Ahli Gubernur Papua Barat Ir. Timbul Pujianto atas pertanyaan apa langkah-langkah PLN untuk menyikapi surat alokasi LNG untuk pemenuhan kelistrikan diwilayah Papua.***

Berita Nasional

Galery Foto

Penilaian Pengunjung

Bagaimana pendapat anda tentang website kami
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:
 
Powered by Sexy Polling
 

Kunjungi Juga

 

 

 

Statistik Pengunjung

Hari ini209
Kemarin297
Minggu ini1033
Bulan ini6588
Total58963

IP Pengunjung: 54.204.252.37 Info Pengunjung: Unknown - Unknown Kamis, 30 Maret 2017

Sedang Online

Guests : 64 guests online Members : No members online
Copyright © 2014-2016. distambenpapuabaratprov  Rights Reserved.